SELAMAT DATANG

Senin, 09 April 2012

Contoh RPP Materi "Barisan dan Deret"


Satuan Pendidikan             : SMP
Kelas/ Semester                : IX/ 2
Mata Pelajaran                 : Matematika
Pertemuan ke-                  : 10 - 12
Alokasi Waktu                 : 6 x 40 menit
Standar Kompetensi         : 6.    Memahami barisan dan deret bilangan serta penggunaannya dalam pemecahan masalah.
Kompetensi Dasar            : Menentukan jumlah n suku pertama deret aritmetika dan deret geometri.

Selengkapnya dapat didownload di sini.

Dimensi Keilmuan


DIMENSI-DIMENSI PENGETAHUAN.
            Kata dimensi digunakan untuk menunjukan sudut pandang terhadap sesuatu. Dimensi Keilmuan diartikan sebagai pilihan kita bagaimana memandang, melihat, atau mengkaji ilmu pengetahuan, misalnya apakah kita akan meliat ilmu pengetahuan dari sudut :
  1. substansinya atau apanya
  2. cara memperoleh, mengembangkan, dan menggunakannya
  3. kita akan melihat manfaat dan nilainya.

Perbedaan sudut pandang tersebut hanyalah sebagai perbedaan kehendak, karena ketiga sudut pandang itu pada praktek berpkirnya tidak terpisahkan. Pada saat kita mempelajari substansi sesuatu tidak terlepas dari keinginan untuk melihat bagaimana cara meperoleh, menembankan, mengunakannya dan apa manfaat dari yang dipelajari tersebut.
1.DIMENSI ONTOLOGIS
Isilah “ontologi” berasal dari kata Yunani “onta” yang berarti sesuatu “yang sunguh-sungguh ada”, “kenyattan yan sesugguhnya”, dan “logos” yan berarti “studi tentang”, “studi yang membahas sesuatu” (Angles, 1981). Jadi Ontologi adalah studi yang membahas sesuatu yang sunguh-sungguh ada. Secara teminologis ontologi juga diartikan sebagai metafisika umum yaitu cabang filsafat yang mempelajari sifat dasar dari kenyataan yang terdalam, ontologi membahas asas-asas rasional dari kenyataan (Kttsof, 1986).
Objek material ontologi adalah yang ada, artinya segala-galanya meliputi yang ada sebagai wujud konkret dan abstrak, inderawi, mauoun tidak inderawi. Objek formal ontologi adalah memberika dasar yang paling umum tiap masalah yang menyangkut manusia, dunia dan Tuhan. Titik tolak dasar ontologi adalah refleksi terhadap kenyataan yan palng dekat, yaitu manusia sendiri dan dunianya.
Dengan demikian, ontologi berarti sebagai suatu usaha intelektual untuk mendiskripsikan sifat-sifat umum dari kenyataan; suatu usaha untuk memperoleh penjelasan yang benar tentang kenyataan; studi tentang sifat pokok kenyataan dalam aspeknya yang palin umum sejauh hal ini dapat dicapai; teori tentang sifat pokok dan struktur dari kenyataan (Mudhofir, 1998).
Fungsi kajian ontologi.
Fungsi atau manfaat dalam mempelajari ontologi antara lain :
1.      Berfungsi sebagai refleksi kritis atas objek atau idang garapan, konsep-konsep, asumsi-asumsi dan postulat-postulat ilmu. Ontologi menjadi penting sebab, pertama kesalahan suatu asumsi, akan melahirkan teori, metodologi keilmuan yan salah pula, sebagai contoh ilmu ekonomi dikmbangkan atas dasar postulat bahwa “manusia adalah serigala bagi manusia lainnya” dan asumsi bahwa hakikat manusia adalah “homo ekonomikus (mahluk yang serakah)” (Sastrapratedja, 1988).
2.  Ontoloi membantu ilmu untuk menyususun suatu pandangan dunia yang integral, komprehensif, dan koheren. Ilmu dengan ciri khasnya mengkaji tentang hal-hal yang khusus untuk dikaji secara tuntas yang pada akhirnya diharap dapat memperoleh gambaran tentang objek telaahnya. Namun pada kenyataanya terkadang hasil temuan ilmiah berhenti pada simpulan-simpulan yang parsial dan terpisah-pisah.
3.   Ontologi membantu memberi masukan informasi untuk mengatasi permasalahan yang tidak mampu dipecahkan oleh ilmu-ilmu khusus. Dalam hal ini ontologi berfungsi membantu memetakan batas-batas ilmu yang dapat diketahui manusia itu dari tahun ke tahun atau abad ke abad.

Pengembangan Materi Ajar KD “ Memecahkan Masalah Sederhana yang Berkaitan dengan Bilangan Berpangkat dan Bentuk Akar’

Standar Kompetensi : 5. Memahami sifat-sifat bilangan berpangkat dan bentuk akar serta penggunaannya dalam pemecahan masalah sederhana


Kompetensi Dasar : : 5.3 Memecahkan masalah yang berkaitan dengan bilangan berpangkat dan bentuk akar.


Selengkapnya dapat didownload di sini.

Pendidikan Sebagai Ilmu Normatif

Manusia sebagai makhluk sosial selain membutuhkan sandang, pangan, dan papan juga memerlukan pendidikan untuk kelangsungan hidupnya agar dapat bersaing dan mengembangkan teknologi bagi kesejahteraan umat manusia.
Istilah Pendidikan / Paedagogiek berasal dari bahasa Yunani Pedagogues, dan Latin Paedagogus. Artinya pemuda yang bertugas mengantar anak ke sekolah, serta menjaga anak tersebut agar ia bertingkah laku / berprilaku susila dan disiplin. Sekolah/scole secara bahasa berarti waktu luang.  

Teori Belajar Vygotsky

Makalah yang berjudul "VYGOTSKY TENTANG ZPD (ZONE OF PROXIMAL DEVELOPMENT) DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA" dapat didownload di sini.